Anda di sini

Pesan dari Direktur WRI Indonesia

Tantangan dan Peluang untuk Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Terletak di titik temu antara Samudera Pasifik dan Hindia dalam iklim tropis yang ramah, Indonesia merupakan negara kepulauan dengan kekayaan alam yang melimpah—dari jutaan hektar kanopi hutan hujan yang menjadi rumah bagi berbagai spesies flora dan fauna eksotis, hingga ke hamparan perkebunan komoditas-komoditas kunci yang memenuhi kebutuhan dunia. Keberuntungan geografis ini telah memberkati Indonesia dengan beragam potensi, baik di bidang kelautan dan perikanan, cadangan mineral, hewan ternak, maupun sumber energi.

Walau memungkinkan Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonominya dengan baik, model bisnis yang bertumpu terlalu besar pada keberadaan sumber daya alam dapat membuat sumber daya alam tersebut terancam berakhir dengan cepat, terutama tanpa kepemimpinan visioner yang memahami konsep pembangunan berkelanjutan. World Resources Institute Indonesia (WRI Indonesia) didirikan pada akhir tahun 2014 untuk menjadi bagian dari berbagai usaha dalam menjawab tantangan ini.

WRI Indonesia terdaftar secara hukum di Indonesia sebagai Yayasan Institut Sumber Daya Dunia, yang merupakan lembaga kajian independen yang fokus pada pembangunan sosio-ekonomi nasional dengan cara yang adil dan berkelanjutan. Kebijakan penelitian dan portofolio WRI Indonesia sepenuhnya ditetapkan oleh yayasan ini. Seluruh kegiatan kami selalu dirancang untuk mendukung sepenuhnya visi dan misi pembangunan berkelanjutan Pemerintah Indonesia melalui berbagai penelitian, inovasi teknologi, dan pengembangan kebijakan berbasis data dan informasi faktual. Kami bekerja dengan para pemimpin pemerintahan maupun pelaku usaha untuk mewujudkan gagasan-gagasan besar menjadi aksi nyata yang pada akhirnya dapat menciptakan keseimbangan antara penciptaan kesempatan ekonomi, perlindungan lingkungan, serta pencapaian kesejahteraan manusia.

Misi ini bukan tidak mungkin dicapai, terutama dengan komitmen para pemimpin politik di Indonesia yang telah bergerak ke arah pembangunan yang lebih lestari. Pada tahun 2009, presiden terdahulu, Susilo Bambang Yudhoyono, mengumumkan pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 26% dari level bisnis seperti biasa pada tahun 2020, ditambah dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 7%. Jika kita perhatikan, 79% dari emisi Indonesia berasal dari perubahan penggunaan lahan, deforestasi, serta degradasi gambut. Profil gas rumah kaca Indonesia tersebut menunjukkan bahwa karakteristik pembangunan Indonesia menaruh beban yang cukup besar pada sektor ekonomi berbasis lahan.

Menjelang akhir tahun 2014 menjadi gerbang memasuki fase yang baru ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) disumpah menjadi pemimpin demokrasi terbesar ke-3 dunia. Dikenal melalui pendekatannya yang berbasis rakyat, Jokowi memenangkan pemilihan umum dengan menekankan visi yang lebih berfokus pada isu-isu domestik. Beberapa janji yang diutarakan antara lain menuju kedaulatan pangan dan energi, mendorong investasi di bidang infrastruktur, serta mengembangkan doktrin maritim yang kuat — baik dari segi keamanan maupun ekonomi. Arahan strategis Indonesia yang baru ini menunjukkan adanya pragmatisme pemerintahan yang baru untuk mencapai berbagai target nasionalnya sekaligus menyejahterakan masyarakat.

Sebagai suatu badan hukum yang independen, WRI Indonesia berada pada posisi yang baik untuk mendukung pemerintah saat ini dalam mencapai target-target pembangunannya yang ambisius. Pragmatisme dan kecepatan dari pemerintahan Jokowi perlu diimbangi dengan usaha-usaha perlindungan lingkungan maupun sosial yang dapat menjamin keberlanjutan maupun inklusivitas dari pertumbuhan tersebut. WRI Indonesia, dengan beberapa keahliannya serta dengan dukungan dari jaringan global WRI, berkomitmen untuk menyediakan bantuan teknis, analisis kebijakan yang objektif, serta memfasilitasi para pemangku kepentingan di dalam negeri untuk menyelesaikan berbagai tantangan untuk menuju Indonesia yang adil dan berkelanjutan.

Salam hangat,

Dr. Nirarta Samadhi
Direktur WRI Indonesia

Tetap Terhubung

Dapatkan Nawala Kami

Dapatkan laporan, informasi acara, publikasi, dan berbagai bahan multimedia kami. Silakan mendaftar untuk membaca nawala WRI Digest yang terbit setiap dua minggu dan berbagai nawala lainnya.