Anda di sini

Postingan Blog: tujuan pembangunan berkelanjutan

  • Hutan dan Target Pembangunan Berkelanjutan (SDG)

    Sidang Majelis Umum PBB yang dilaksanakan di Kota New York memberikan kesempatan bagi masyarakat ‘Dunia Pembangunan’ untuk memperbaharui wawasannya mengenai bagaimana hutan berkontribusi terhadap Target Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDG).

    Bagikan

  • Mengambil Langkah yang Tepat dalam Moratorium Hutan Indonesia

    Artikel ini pertama kali dipublikasikan di Jakarta Post. Artikel ini ditulis bersama Dino Patti Djalal, Duta Besar Republik Indonesia dan anggota board WRI.

    Mengakhiri ketidakpastian dalam beberapa bulan terakhir, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono membuat langkah berani minggu lalu untuk memperpanjang moratorium hutan di Indonesia. Instruksi Presiden yang baru menambahkan dua tahun lagi untuk perlindungan terhadap lebih dari 43 juta hektar hutan primer dan lahan gambut – sebuah wilayah seluas Jepang.

    Ini merupakan langkah tegas dari pemimpin yang terkenal dengan komitmennya terhadap pembangunan yang berkelanjutan. Memperpanjang moratorium adalah kemenangan bagi masyarakat Indonesia, kelompok bisnis, dan planet ini.

    Moratorium akan memberikan manfaat secara langsung kepada lebih dari 80 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidupnya kepada hutan. Banyak dari mereka sangat miskin dan telah berjuang untuk memperoleh pengakuan terhadap hak tanah mereka. Memperpanjang moratorium memberikan kesempatan untuk menyelesaikan isu-isu krusial tersebut.

    Bagikan

  • Indonesia Memperpanjang Moratorium Hutan: Apa Selanjutnya?

    Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono membuat keputusan yang berani dan tegas minggu ini untuk memperpanjang moratorium hutan Indonesia. Dengan keputusan ini, yang bertujuan untuk mencegah pembukaan hutan primer dan lahan gambut baru selama dua tahun kedepan, pemerintah dapat membantu melindungi hutan dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

    Bagikan

  • 3 Poin Penting untuk Agenda Pengembangan Global Berikutnya

    Bisakah kemiskinan ekstrem dihilangkan 20 tahun ke depan? Dengan banyak negara di dunia masih terperosok dalam perkonomian yang terpuruk, pertanyaan tersebut sepertinya muncul di waktu yang salah. Meskipun demikian, seiring dengan kedatangan para kepala negara di New York pada hari Senin untuk menghadiri Sidang Umum ke-67 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), target tersebut harus berada di puncak agenda.

    Ada dua alasan menarik mengapa para pemimpin dunia harus menggenggam momen ini. Pertama, momen ini adalah peluang penting untuk menciptakan kemajuan yang sulit dimenangkan dalam pengurangan kemiskinan selama dua dekade belakangan. Dengan adanya Tujuan Pembangunan Milenium (MDG) yang dipimpin oleh PBB sebagai kekuatan penggalang, jumlah masyarakat yang hidup dibawah $1,25 per hari telah berkurang sebanyak 43 persen pada tahun 1990 menjadi 22 persen pada tahun 2008. Namun, ada lebih banyak yang masih perlu untuk dilakukan.

    Bagikan

  • Meningkatkan Tarif Dasar Listrik atau Melanjutkan Kebijakan yang Populis: Siapa yang harus Membayar Biaya Energi yang dapat Diperbaharui?

    Sementara mekanisme penetapan harga feed-in tariff mulai menjadi pilihan mekanisme kebijakan, kita tidak boleh melupakan gambar besar kondisi keuangan sektor listrik di negara-negara berkembang.

    Bagikan

  • Memiliki Makanan Sekaligus Hutan

    Postingan blog saat ini baru tersedia dalam bahasa Inggris

    Expanding agriculture onto already degraded lands could relieve pressure on the world’s remaining forests.

    Enabling tropical countries to boost their economies and feed global populations while conserving forests and combating climate change is a developmental and environmental nut that has yet to be cracked. On Thursday, The Prince of Wales will gather international leaders from governments, environmental and social NGOs, agribusiness and finance sectors to highlight ways in which agricultural production can expand without causing further deforestation. One of them is revolutionary in its practicality - restoring degraded lands to absorb agricultural expansion.

    Bagikan

Tetap Terhubung

Dapatkan Nawala Kami

Dapatkan laporan, informasi acara, publikasi, dan berbagai bahan multimedia kami. Silakan mendaftar untuk membaca nawala WRI Digest yang terbit setiap dua minggu dan berbagai nawala lainnya.