Anda di sini

45 Kota Mengejar Strategi Urban Baru: Melindungi Hutan yang Dekat dan Jauh dari Perkotaan

Kita seringkali tidak melihat hubungan antara kota dan pohon, namun sebenarnya wilayah urban sangat bergantung pada kesehatan hutan.

Di dalam kota, pohon berperan mengurangi panas, menyediakan ruang rekreasi dan sosialisasi serta meningkatkan nilai properti. Sementara pepohonan di daerah aliran sungai di sekitar kota membantu menyaring air minum serta mencegah banjir dan tanah longsor. Bahkan hutan-hutan yang jaraknya ratusan atau ribuan mil dari kota memainkan peran penting bagi kesehatan kota; mereka menghasilkan curah hujan untuk kawasan pertanian dunia, mencegah perubahan iklim, serta menghasilkan kayu dan komoditas lainnya.

Daerah perkotaan mulai menyadari bahwa kelangsungan hidup mereka bergantung pada kondisi hutan. Saat ini, sebanyak 45 kota telah meluncurkan Cities4Forests, yang menunjukkan komitmen mereka untuk melindungi, mengelola dan memulihkan hutan dalam tiga tahapan yang berbeda: hutan kota, hutan sekitar dan hutan di tempat lain. Lewat 45 kota pelopor inisiatif ini, lebih dari 150 juta penduduk kota akan merasakan manfaat langsung dari peningkatan pengelolaan hutan.

Berikut adalah cara kota-kota tersebut mengelola hutan sekitar dan hutan yang jauh dalam rangka meningkatkan kualitas hidup penduduknya:

Hutan Kota Menyumbang Ruang Hijau bagi Semua Kalangan

Pepohonan di dalam kota—mulai dari yang tumbuh di taman sampai yang tumbuh di sepanjang trotoar—menyumbang banyak manfaat mulai dari mengatasi cuaca panas hingga meningkatkan kesehatan penduduk.

Kota Meksiko, yang dihuni lebih dari 8,8 juta penduduk, menyinergikan hutan ke dalam strategi urban mereka untuk menanggulangi masalah-masalah besar yang dihadapi.

Hampir 60 persen wilayah Kota Meksiko dilindungi oleh lahan konservasi. Ruang-ruang hijau ini membantu penyerapan air hujan untuk mengembalikan kondisi lapisan tanah yang mengalami eksploitasi berlebih, mengurangi emisi karbon dioksida dan menyediakan habitat bagi lebih dari 4.500 spesies tumbuhan dan hewan. Baru-baru ini, Kota Meksiko membangun Forest Carbon Bond yang akan melindungi lebih dari 2.000 hektar hutan San Nicolás Totolapan selama 30 tahun mendatang. Hutan-hutan ini diperkirakan mampu menangkap lebih dari 33.000 ton karbon dalam lima tahun mendatang saja—setara dengan emisi yang dihasilkan dari penggunaan energi di 18 ribu rumah setiap tahunnya.

Selain itu, Kota Meksiko juga terus berupaya meningkatkan kuantitas, kualitas dan distribusi ruang hijaunya. Selama enam tahun terakhir, Kota Meksiko telah membangun taman-taman kota baru seperti La Mexicana, La Viga, Planta de Asfalto, Ecoducto dan Los Coyotes. Di bawah Program Public Pocket Parks, 28 ruas jalan yang jarang dilalui dan daerah terbengkalai diubah menjadi ruang publik, termasuk hampir 22 ribu meter persegi ruang hijau. Sebagian besar ruang hijau ini terletak di area berpenghasilan rendah, sehingga lebih banyak orang dapat ikut menikmati hutan kota beserta manfaatnya.

<p>Ruang hijau di Kota Meksiko. Foto oleh cbherlich/Flickr</p>

Ruang hijau di Kota Meksiko. Foto oleh cbherlich/Flickr

Hutan Sekitar Mendukung Persediaan Air Bersih

Kondisi wilayah di sekitar kota berdampak langsung terhadap kualitas udara dan air serta kualitas hidup penduduk kota secara keseluruhan. Daerah aliran sungai dengan hutan yang sehat di bagian hulu kota berfungsi untuk menyaring air, mengendalikan banjir dan menyediakan ruang rekreasi.

Lebih dari setengah penduduk Amerika bergantung pada lahan hutan untuk menampung dan menyaring air minum. Penduduk Raleigh, North Carolina, memperoleh sebagian besar pasokan air mereka dari bagian hulu Sungai Neuse. Danau resapan seluas 770 mil persegi itu mengalirkan air ke waduk Danau Falls, sumber air utama kota Raleigh. Dari danau resapan tersebut, 60 persen merupakan hutan yang menyaring air untuk digunakan oleh 500 ribu penduduk kota di bagian kota Raleigh yang cukup padat.

Melalui Inisiatif Upper Neuse Clean Water, kota Raleigh dan enam serikat tanah lokal bersatu untuk menanggulangi berbagai ancaman seperti polusi air dan pengembangan.

Dengan memungut tarif tambahan atau biaya konservasi air sebesar 15 sen per 1.000 galon air, Inisiatif Upper Neuse Clean Water telah berhasil menjaga danau resapan. Penambahan biaya ini dapat diterima oleh hampir semua pelanggan, mengingat setiap keluarga hanya dikenakan 60 sen per bulannya. Dana tersebut digunakan untuk konservasi 84 mil daerah pinggiran sungai dan menggandeng para pemilik tanah dalam upaya pencegahan polusi nutrien. Dengan biaya yang murah, penduduk kota Raleigh dan daerah sekitar dapat menikmati air bersih dari bagian hulu Sungai Neuse serta dapat memancing dan berjalan-jalan di tengah keindahan alamnya.

<p>45 kota telah tergabung dalam inisiatif Cities4Forests.</p>

45 kota telah tergabung dalam inisiatif Cities4Forests.

Hutan di Tempat Lain adalah Peluang yang Belum Tersentuh

Kita sudah lama memahami manfaat hutan kota dan hutan dekat daerah aliran sungai. Akan tetapi, kontribusi hutan di tempat lain bagi kesejahteraan penduduk kota baru mulai diapresiasi. Deforestasi daerah tropis adalah kontributor utama emisi gas rumah kaca global. Oleh karena itu, peran hutan turut disertakan dalam negosiasi perubahan iklim global. Sekarang kita sudah memahami bahwa perlindungan hutan merupakan elemen penting dalam semua strategi stabilisasi iklim global untuk memitigasi risiko yang dihadapi perkotaan akibat kenaikan permukaan air laut dan meningkatnya frekuensi kejadian cuaca ekstrem yang berbahaya.

Sementara itu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa hutan di daerah-daerah lain juga membawa berbagai dampak lain bagi perkotaan, seperti menghasilkan air hujan yang penting untuk memelihara produktivitas pertanian di lahan-lahan penghasil pangan bagi penduduk kota. Pada awal tahun ini, para ilmuwan memperingatkan bahwa deforestasi, perubahan iklim dan penggunaan api yang meluas di daerah Amazon dapat dikaitkan dengan kekeringan dan banjir parah di kota-kota di Brasil dan negara-negara tetangganya dalam beberapa tahun terakhir.

Apa yang dapat dilakukan kota-kota tersebut untuk mendukung konservasi hutan di daerah lain? Mereka dapat memastikan bahwa pola konsumsi mereka tidak memperburuk persoalan yang ada. International Resource Panel memperkirakan bahwa konsumsi material (termasuk kayu, pasir, kerikil, bijih besi dan batu bara) perkotaan di seluruh dunia akan meningkat dari 40 miliar ton di tahun 2010 menjadi 90 miliar ton di tahun 2050. Setiap kota memiliki pilihan untuk menggunakan material yang berkelanjutan. Saat kota London menjadi tuan rumah Olimpiade di tahun 2012, para pejabat memastikan kayu yang digunakan dalam pembangunan Olympic Park dan Athlete’s Village telah mengantongi sertifikat produksi resmi dan berkelanjutan dari lahan-lahan yang dikelola dengan baik untuk mendukung perlindungan hutan.

Apa yang Dilakukan Cities4Forests?

Sebagian besar dari 45 kota yang tergabung dalam Cities4Forests menyadari betapa pentingnya hutan bagi penduduk mereka. Sekarang, mereka akan menunjukkan bagaimana kota dapat mendukung hutan dengan mengembalikan dan melindungi lanskap-lanskap penting.

Cities4Forests dibuat untuk meningkatkan upaya pelestarian hutan yang telah berjalan dengan memberikan energi tambahan, membuka akses terhadap sumber daya dan mendorong setiap kota untuk mengambil langkah baru yang berani. Inisiatif ini menyediakan forum, ikatan dan dukungan teknis yang dibutuhkan untuk meningkatkan keterhubungan antara kota dan hutan. Kota-kota tersebut dapat belajar dari satu sama lain dan berbagai lembaga ahli di bidang kehutanan, perubahan iklim, perairan, komunikasi, keuangan dan kebijakan. Kota-kota ini akan menerima bimbingan terkait berbagai isu dari strategi kehutanan kota hingga pengembangan rencana pengadaan dan penyusunan standar pembangunan dengan dampak minimum terhadap hutan.

Kota-kota pendiri dan peserta awal yang tergabung dalam Cities4Forests merupakan mitra penting dalam menentukan wilayah dan keanggotaan prioritas jaringan. Seiring waktu, platform ini akan berkembang – bukan hanya dengan menambah jumlah kota yang berpartisipasi, namun juga lewat penyelarasan platform tambahan dan organisasi rekanan. Dukung kotamu untuk ikut bergabung dalam inisiatif ini. Informasi selengkapnya dapat dipelajari lebih lanjut di sini.

kota, hutan, air

Bagikan

Tambahkan komentar baru

Tetap Terhubung

Dapatkan Nawala Kami

Dapatkan tulisan, kegiatan, publikasi, dan materi multimedia terbaru. Silakan berlangganan nawala WRI Indonesia yang terbit setiap bulan.