Anda di sini

Menghadapi Krisis Pemukiman Urban di Belahan Bumi Selatan: Pemukiman yang Layak, Aman, dan Terjangkau

Kertas kerja mengenai perumahan di kota merupakan kajian terbaru dari laporan unggulan WRI World Resources Report (WRR), "Menuju Kota yang Lebih Setara." Laporan ini mengkaji tentang apakah akses yang lebih adil ke layanan utama di perkotaan dapat memperbaiki ekonomi dan lingkungan.

Keterbatasan rumah yang memadai, aman, dan terjangkau di perkotaan telah mencapai tingkat akut. Saat ini diperkirakan ada 330 juta rumah tangga di seluruh dunia yang tidak dapat menjangkau perumahan yang memadai. Angka ini diprediksi akan terus tumbuh lebih dari 30 persen hingga mencapai 440 juta rumah tangga atau setara dengan 1.6 juta orang pada tahun 2025.

Kertas kerja ini mendefinisikan tiga tantangan utama dalam penyediaan perumahan yang memadai, aman, dan terjangkau di negara-negara berkembang, yaitu: pertumbuhan pemukiman informal atau di bawah standar, penekanan berlebihan terhadap pentingnya kepemilikan rumah, dan kebijakan/ peraturan yang mendesak kelompok miskin ke pinggiran kota.

Tulisan ini menyajikan pendekatan baru untuk menganalisis pilihan perumahan. Pendekatan tersebut melampaui dikotomi formal/ informal, umum/ privat, dan individual/kolektif untuk mempertimbangkan spektrum pilihan yang dapat menggabungkan berbagai elemen berbeda dari kepemilikan, ruang, layanan, dan keuangan.

Tiga pendekatan terukur yang dapat mengatasi tantangan tersebut adalah: mengadopsi perbaikan di pemukiman informal secara partisipatoris, mempromosikan penyewaan rumah dan mengubah lahan tidak terpakai di perkotaan menjadi perumahan yang terjangkau.

Tetap Terhubung

Dapatkan Nawala Kami

Dapatkan laporan, informasi acara, publikasi, dan berbagai bahan multimedia kami. Silakan mendaftar untuk membaca nawala WRI Digest yang terbit setiap dua minggu dan berbagai nawala lainnya.