Padang, 31 Maret 2026 — World Resources Institute (WRI) Indonesia bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengadakan kegiatan validasi temuan lapangan untuk riset bertajuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera 2025 dengan pendekatan Build Back Better (BBB) untuk Perhutanan Sosial yang Tangguh Bencana. Penelitian dilaksanakan di 2 provinsi yaitu Sumatera Barat dan Aceh, dan 5 Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) dampingan WRI Indonesia. 

“Kami telah bekerja bersama para Kelompok Perhutanan Sosial di Aceh dan Sumatera Barat sejak 2021. Sebagai lembaga riset yang juga bekerja di tanah Sumatera, kami ingin berkontribusi dalam penanganan bencana. Dalam acara ini, kami ingin mendapatkan masukan untuk kajian yang telah dilakukan bersama BRIN dalam beberapa bulan terakhir. Harapannya, riset ini dapat menjadi acuan bagi pihak terkait dalam melakukan upaya pemulihan pascabencana,” ujar Rakhmat Hidayat, Senior Manager Regional Sumatera WRI Indonesia.

BRIN dan WRI Indonesia melakukan penyusunan rapid assessment atau kajian cepat secara intensif selama periode Februari-Maret 2026. Tim riset diketuai oleh Gusti Ayu Ketut Surtiari selaku Peneliti Sosial-Kebencanaan di Pusat Riset Kependudukan, Organisasi Riset Sosial Humaniora BRIN. Penelitian ini menggunakan kerangka analisis terintegrasi yang kuat, menggabungkan Model Pressure and Release (PAR) untuk mendiagnosis kerentanan, serta Asset-Based Community Development (ABCD) untuk memetakan kekuatan lokal, kajian peran aktor, dan literasi kebencanaan. Kajian dilakukan di lima lokasi, yakni di Kelurahan Lambung Bukit, Batu Busuk, Kota Padang  dan Nagari Pagadih, Kabupaten Agam di Provinsi Sumatera Barat serta Uning Mas, Bate Lhee, dan Alue Simantok di Provinsi Aceh. 

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras tim riset BRIN dan WRI Indonesia selama dua bulan terakhir. Kami berharap bisa mendapatkan masukan untuk menyempurnakan dokumen ini, agar dapat memberikan manfaat nyata bagi para pengambil kebijakan di tingkat daerah,” ujar Dr. Ali Yansyah Abdurrahim selaku Kepala Pusat Riset Kependudukan BRIN.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Kehutanan, perwakilan lembaga di tingkat daerah, akademisi, serta para pihak yang turut membantu pemulihan pascabencana. Masukan dari para peserta telah dicatat dan akan menjadi masukan berarti bagi penyempurnaan riset ini.
                                                       ***


Sekilas tentang WRI Indonesia
WRI Indonesia adalah organisasi penelitian independen yang bekerja sama dengan pemerintah, bisnis, lembaga multilateral, dan kelompok masyarakat sipil untuk mengembangkan solusi praktis yang meningkatkan kehidupan masyarakat dan memastikan alam dapat berkembang di Indonesia. Kami mengatur pekerjaan kami di sekitar lima isu penting: hutan dan tata guna lahan, iklim, energi, kota dan transportasi, dan lautan.


Kontak: [email protected] 
 

Lihat juga:
hutan