Ringkasan

Penebangan ilegal menyebabkan degradasi hutan dan mempercepat deforestasi. Oleh karena itu, melawan penebangan liar merupakan dasar dari upaya konservasi hutan dan keanekaragaman hayati, pengurangan emisi dari sektor hutan, dan pengelolaan produksi hutan yang berkelanjutan. Aktivitas ilegal dan korupsi di sektor hutan sulit didokumentasikan, sehingga sulit untuk diawasi. Meskipun begitu, dalam satu dekade terakhir, adopsi perhitungan legalitas kayu yang menggunakan verifikasi kepatutan hukum dari pihak ketiga dan keikutsertaan pengawas independen telah berhasil memperkuat dasar politik dari aksi ini. Inovasi "teknologi transparansi" telah meningkatkan efektivitas penegakan hukum oleh negara, pertanggungjawaban perusahaan, dan pengawasan dari masyarakat sipil. Meskipun begitu, mencapai tujuan hutan dan iklim global membutuhkan upaya dan kolaborasi yang lebih besar antara para pihak terkait.

Temuan Utama

Publikasi ini untuk sementara hanya tersedia dalam Bahasa Inggris.

  • Combating illegal logging is a key part of strengthening forest governance and eradicating forest-related corruption, and the foundation of achieving sustainability in the forest sector.
  • Recent regulatory measures to promote forest legality taken by both consumer and producer countries and by international bodies have strengthened the political mandate and enforcement tools for enhanced state action, and incentivized private sector compliance and voluntary commitments.
  • Technological advances that enable greater transparency and accountability in forest management, timber trade, and agricultural commodity supply chains have enhanced the capacity of governments, the private sector, civil society, and the media to monitor and enforce compliance with legal obligations and voluntary commitments.