Pengantar

Di Provinsi Bali, tingkat adopsi berbagai teknologi rendah karbon masih belum sesuai dengan target yang ditetapkan. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketersediaan teknologi dan kesiapan pasar dalam penggunaanya secara lebih luas. Karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kebutuhan, tantangan, serta peran masing-masing aktor dalam ekosistem teknologi rendah karbon, sekaligus strategi yang mampu menjembatani teknologi dari tahap early adopters menuju early majority. Riset ini bertujuan untuk memetakan kondisi tersebut dan merumuskan strategi percepatan adopsi teknologi rendah karbon yang relevan dengan konteks Provinsi Bali.

 

Poin Penting

  • Adopsi kendaraan listrik di Bali masih jauh dari target yang ditetapkan pada RAD Percepatan Penggunaan KBLBB 2022–2026, dengan
    adopsi sepeda motor listrik 16%, mobil listrik 82%, dan bus listrik 0% dari target skenario moderat. Tantangan utama adalah biaya
    awal yang tinggi, infrastruktur pengisian daya yang terbatas, dan kekhawatiran masyarakat mengenai daya tahan dan jarak tempuh
    kendaraan listrik.
  • Kondisi internal dan eksternal menunjukkan masih adanya gap besar antara kesiapan teknologi rendah karbon (TRK) dan penerimaan
    masyarakat. Hambatan utama berasal dari biaya scale-up yang tinggi, keterbatasan insentif, distribusi produk yang belum merata, serta
    rendahnya minat dan kemampuan beli masyarakat akibat kurangnya pembiayaan dan edukasi.
  • Percepatan adopsi TRK membutuhkan sinergi aktor utama (penyedia teknologi, pelaku usaha, regulator, lembaga keuangan, dan
    inkubator) untuk mengatasi hambatan struktural, memperluas akses, dan membangun kepercayaan publik melalui lima building
    block strategi: (1) penguatan komitmen, regulasi, dan kebijakan fiskal, (2) peningkatan kapasitas produksi, SDM, dan operasional, (3)
    pengembangan proses bisnis dan kolaborasi industri, (4) inovasi mekanisme pembiayaan dan efisiensi biaya, serta (5) pengembangan
    strategi komunikasi dan edukasi untuk penetrasi pasar.