Advancing Vertical Integration of Climate Adaptation in Large, Decentralised Countries
Advancing Vertical Integration of Climate Adaptation in Large, Decentralised Countries
Latar Belakang Proyek
Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, bencana alam akibat iklim kini menjadi lebih sering terjadi. Dampak perubahan iklim semakin besar pengaruhnya terhadap masyarakat dan alam. Sebagai respons, negara-negara perlu beradaptasi dengan dampak perubahan iklim yang terjadi sekarang dan potensial di masa depan. Oleh karena itu, proyek ini bertujuan untuk mengatasi tantangan integrasi vertikal adaptasi iklim di negara-negara besar yang terdesentralisasi, termasuk Indonesia. Proyek ini menyediakan beberapa langkah yang perlu diambil negara-negara untuk mengoordinasikan dan meningkatkan pengetahuan ke dalam perencanaan, implementasi, pemantauan, dan evaluasi integrasi vertikal adaptasi iklim di seluruh tata kelola multilevel di negara-negara besar yang terdesentralisasi.
Lokasi Proyek
- Indonesia
- Brasil
- India
Latar Belakang Isu
Negara-negara besar dan terdesentralisasi seperti Indonesia, Brasil, dan India menghadapi tantangan yang serupa dalam mengintegrasikan konsep adaptasi iklim. Hal ini terutama relevan dengan masalah mencapai koordinasi yang mulus antara lembaga pemerintah di semua tingkat dalam semua siklus manajemen program untuk adaptasi iklim. Tanpa integrasi vertikal yang jelas, negara-negara seperti Indonesia, Brasil, dan India mungkin akan kesulitan menerapkan strategi adaptasi iklim yang efektif.
Aktivitas Proyek
Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan memberikan rekomendasi untuk memperkuat integrasi vertikal adaptasi iklim di Indonesia dengan menggunakan berbagai metode pengumpulan data. Rekomendasi ini akan menyarankan cara-cara untuk meningkatkan tata kelola multilevel dari aksi adaptasi iklim. Langkah-langkah tersebut mencakup:
- Mengembangkan konsep tata kelola multilevel.
- Meningkatkan kapasitas pemimpin level daerah untuk beradaptasi dengan perubahan iklim.
- Menghasilkan produk pengetahuan untuk mendorong pemangku kepentingan terkait berinvestasi lebih banyak dalam upaya adaptasi iklim.
Periode
01 Maret - 31 Desember 2025