Stella Aleida Hutagalung
GEDSI Senior Specialist
Stella Aleida Hutagalung adalah Senior Spesialis GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) di WRI Indonesia dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang pembangunan sosial serta lebih dari enam tahun di bidang pengajaran dan penelitian Antropologi Budaya. Karya-karyanya berfokus pada penelitian Etnografi, Gender dan Inklusi Sosial, serta Antropologi Agama. Stella berpengalaman dalam penelitian kualitatif di berbagai wilayah Indonesia terkait isu-isu seperti, pengentasan kemiskinan, pendidikan dasar, layanan kesehatan, dan perlindungan sosial—khususnya bagi penyandang disabilitas mental dan lansia di daerah pedesaan. Hasil penelitiannya banyak dimanfaatkan untuk mendukung advokasi kebijakan, menjembatani perspektif akademik dengan kebijakan pembangunan praktis.
Sebagai Senior Spesialis GEDSI di WRI Indonesia, Stella bertanggungjawab memimpin upaya pengintegrasian GEDSI ke seluruh program. Ia juga mengoordinasikan upaya pelibatan pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan prioritas GEDSI tercermin dalam kebijakan dan praktik. Secara internal, Stella mendukung perencanaan strategis, memberikan panduan teknis dan kebijakan, serta berkolaborasi dengan berbagai tim untuk mengintegrasikan pendekatan GEDSI yang disesuaikan ke dalam strategi iklim dan dekarbonisasi di WRI Indonesia. Sebagai focal point GEDSI di WRI Stella bertanggungjawab dalam membangun kapasitas kelembagaan dan mendorong praktik inklusif di WRI dan program-programnya.
Stella meraih gelar Ph.D. dalam Antropologi dan Pembangunan dari Australian National University (2015), dengan disertasi yang membahas hubungan Muslim-Kristen di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ia juga memegang gelar M.Phil. dalam Antropologi dan Pembangunan dari University of Bergen, Norway (2007), dengan tesis yang mengeksplorasi peran perempuan dalam pembangunan perdamaian pascakonflik di Ambon.
Sebelum bergabung dengan WRI Indonesia, Stella menjabat sebagai GEDSI Senior Spesialis dan Penasihat Jaringan Peneliti Indonesia Timur dalam Program KONEKSI—inisiatif yang didanai DFAT untuk mendukung kemitraan antara lembaga penelitian Australia dan Indonesia dalam menghasilkan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan. Sebelumnya, ia juga menjadi Penasihat GEDSI untuk Program MAHKOTA, program yang didanai DFAT dengan fokus pada perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan. Stella juga pernah bekerja sebagai Peneliti Kualitatif Senior di The SMERU Research Institute (Oktober 2015 – Juli 2018), di mana dia memimpin proses desain, implementasi, dan diseminasi penelitian.